Kisah penyembuhan

Published Januari 19, 2010 by misstreeantoz

Mrk 2: 21-26

Kisah Yesus yang menyembuhkan orang pada hari sabat ini merupakan sebuah kisah unik, di mana esus marah terhadap kedegilan hati banyak orang yang menjadikan hari sabat sebagai patokan untuk taat pada agama. Ketaatan buta ini melenceng dari visi yesus, karena kabar gembira Keselamatan tidak akan pernah dirasakan jika banyak orang jatuh pada sikap yang sebatas memenuhi aturan dan mengharamkan tindakan baik. Menyembuhkan maupun menyelamatkan orang jauh memiliki nilai lebih jika dibandingkan dengan sikap taat pada aturan agama tetapi tidak memiliki kasih kepada sesama.
Bangsa Indonesia saat ini sedang menghadapi situasi pelik, ketika hukum atau aturan tidak dilihat esensinya. banyak orang bukan saja mengabaikan aturan namun juga seolah-olah taat pada aturan dan merujuk semua pelanggaran dengan mencari-cari aturan yang dilanggar. Apa esensi dari hukum atau aturan itu sebenarnya? ereja juga perlu melihat kembali jatidirinya, ketika banyak orang mulai merasuki hukum dan aturan yang mengekang ini dan itu, sementara kabar gembira tidak lagi menjadi fokus perhatian. Sikap yang diajaran oleh yesus tidak lagi menarik bagi banyak orang katolik saat ini. ati mereka tidak berpihak pada mereka yang menderita atau mereka yang kesusahan hidupnya. Akibatnya mereka yang mapan semakin nyaman sementara mereka yang tertatih-tatih semakin tertindih. tak ada kesembuhan yang dirasakan oleh orang-orang kecil seperti yang diberikan oleh Yesus pada orang yang sakit tangannya itu.
Di sisi lain ada satu situasi yang juga tidak mengenakkan, ketika tema penyembuhan dikoar-koarkan kesana kemari dan banyak orang tertipu hanya karena berita sumir mengenai penyembuhan. Doa penyembuhan, atau istilah apapun yang lainnya, semuanya itu mudah menarik hati banyak orang. Akan tetapi jangan sampai kesembuhan itu hanya sebatas sugesti atau mental saja, sementara dalam kenyataannya tidak ada kesembuhan yang sesungguhnya. Intinya bukan hanya berada pada soal kesembuhan, tetapi lebih pada keselamatan. Bagaimana orang dapat merasakan keselamatan saat ini? orang dapat merasakan keselamatan melalui kesembuhan, pengentasan kemiskinan, diperhatikan atau dikasihi oleh sesamanya. jangan hanya membawa kesembuhan, tetapi wartakan keselamatan, maka Allah akan memampukan kamu untuk ambil bagian dalam karya keselamatan Yesus di dunia in, menyelamatkan orang kepada kehidupan kekal.

Tuhan memberkati

fr. mistrianto, cm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: